Dompu, Radardemokrasi.com – Monitoring Ayam Petelur menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Dompu dalam memperkuat sektor peternakan sebagai penopang ketahanan pangan daerah.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu melakukan pemantauan sekaligus pendampingan langsung terhadap kegiatan panen telur di Kandang Mandiri milik Heri yang berada di Desa Kadindi Barat, Kecamatan Pekat.
Usaha peternakan tersebut saat ini memiliki populasi sekitar 1.000 ekor ayam petelur. Produksi telur yang dihasilkan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Kadindi Barat, Kecamatan Pekat, hingga wilayah lain di Kabupaten Dompu.
Kegiatan monitoring tidak hanya memastikan produktivitas kandang tetap terjaga, tetapi juga memberikan pendampingan teknis agar usaha peternakan rakyat semakin berkembang dan mampu menjadi contoh bagi peternak lainnya.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Ilham. S.P, mengatakan pemerintah daerah akan terus memberikan pembinaan kepada para peternak agar mampu meningkatkan kualitas produksi sekaligus memperkuat ketersediaan pangan lokal.
“Usaha seperti ini harus terus berkembang. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang tertarik mengembangkan peternakan ayam petelur sehingga kebutuhan telur dapat dipenuhi dari hasil produksi daerah sendiri,” ujarnya. Rabu, 29 Juli 2026.
Heri selaku pemilik kandang menyampaikan terima kasih kepada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu atas pendampingan yang selama ini diberikan.
“Pendampingan dari dinas sangat membantu kami dalam meningkatkan pengelolaan usaha. Kami berharap pembinaan seperti ini terus berlanjut sehingga usaha peternakan rakyat semakin maju,” katanya.
Sejumlah warga seperti Junaidin di Desa Matua, Kecamatan Woja, juga berharap pemerintah terus memperluas program pembinaan peternakan.
Pemerintah Kabupaten Dompu optimistis pengembangan peternakan ayam petelur akan menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan ekonomi masyarakat, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi peternak lokal.


Komentar