Daerah
Beranda / Daerah / Patroli Hutan Belo Perketat Kawasan dari Ancaman

Patroli Hutan Belo Perketat Kawasan dari Ancaman

Patroli Hutan Belo Bima (Foto: LH)
Patroli Hutan Belo Bima (Foto: LH)

Bima, Radardemokrasi.com – Balai KPH Wilayah VII kembali memperkuat pengamanan kawasan melalui Patroli Hutan Belo yang digelar pada Senin, 13 Juli 2026, mulai pukul 08.00 WITA. Patroli Hutan Belo dipimpin Kepala Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Belo, Muhamad Iksan, SE, bersama anggota di wilayah kerja So Dua Jawa, Kelompok Hutan Toffo Rompu RTK 65, yang berbatasan dengan Desa Diha, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima.

Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pemerintah desa sebagai langkah menyamakan persepsi mengenai kondisi kawasan hutan dan potensi ancaman yang dapat memicu kerusakan lingkungan.

Dalam pertemuan tersebut dibahas langkah pencegahan terhadap perambahan, penebangan liar, hingga potensi kebakaran hutan dan lahan yang kerap menjadi perhatian saat musim kemarau.

Pemerintah Desa Diha menyatakan dukungan penuh terhadap upaya perlindungan kawasan hutan.

Pemerintah desa juga menyatakan siap berkolaborasi dengan petugas kehutanan melalui edukasi kepada masyarakat agar semakin peduli terhadap kelestarian hutan.

DISPERKIM KSB Genjot Aplikasi Perumahan Digital Maju

Dukungan tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat pengawasan berbasis partisipasi masyarakat.

Usai koordinasi, Patroli Hutan Belo bergerak menuju sejumlah titik yang dianggap rawan terhadap aktivitas ilegal.

Petugas menyisir kawasan hutan pada koordinat X 692325 dan Y 9044618 untuk memastikan tidak ada aktivitas yang mengancam kelestarian kawasan.

Selama patroli, petugas turut memberikan imbauan kepada masyarakat yang berada di sekitar kawasan hutan.

Warga diminta tidak membuka lahan secara ilegal, tidak melakukan penebangan pohon tanpa izin, serta ikut melaporkan apabila menemukan indikasi kerusakan hutan.

Patroli Resort Kilo Pastikan Hutan Tetap Aman

Edukasi tersebut menjadi bagian penting dari strategi pencegahan yang selama ini diterapkan Balai KPH Wilayah VII.

Hasil Patroli Hutan Belo menunjukkan kondisi kawasan hutan secara umum masih aman dan terkendali.

Petugas tidak menemukan aktivitas ilegal maupun indikasi kerusakan kawasan hutan yang signifikan. Temuan tersebut menjadi indikator bahwa pengawasan rutin masih efektif menjaga fungsi kawasan hutan.

Balai KPH Wilayah VII menegaskan Patroli Hutan Belo akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian hutan.

Melalui sinergi pemerintah, petugas kehutanan, dan masyarakat, Patroli Hutan Belo diharapkan mampu mempersempit ruang bagi pelaku perusakan hutan sekaligus memastikan fungsi ekologis kawasan tetap terjaga bagi generasi mendatang.

DLH Kota Bima Tata Taman Ria Dukung Kolam Retensi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *