Kota Bima, Radardemokrasi.com – RSUD Kota Bima kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui edukasi kepada masyarakat. RSUD Kota Bima, RSUD Kota Bima, RSUD Kota Bima, RSUD Kota Bima, dan RSUD Kota Bima menjadi kata yang terus mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Penggunaan Obat Hipertensi dan Diabetes Melitus (DM) yang digelar Tim Unit Farmasi pada Senin, 27 Juli 2026.
Kegiatan tersebut lahir dari kenyataan bahwa masih banyak pasien penyakit kronis yang belum sepenuhnya memahami pentingnya kepatuhan mengonsumsi obat.
Padahal, kesalahan aturan minum obat, menghentikan terapi tanpa anjuran tenaga kesehatan, maupun ketidakteraturan dalam menjalani pengobatan dapat meningkatkan risiko komplikasi serius seperti stroke, gagal ginjal, hingga penyakit jantung.
Dalam sosialisasi itu, tim apoteker dan tenaga farmasi memberikan edukasi secara langsung kepada pasien dan keluarga mengenai aturan serta waktu minum obat yang benar, cara penyimpanan obat kronis yang aman di rumah, serta pentingnya menjaga konsistensi terapi sesuai petunjuk dokter.
Edukasi dilakukan dengan bahasa sederhana sehingga mudah dipahami oleh seluruh peserta.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.
Para pasien aktif mengajukan pertanyaan mengenai penggunaan obat sehari-hari, termasuk cara mengatasi apabila lupa mengonsumsi obat maupun pentingnya kontrol rutin ke fasilitas kesehatan.
Salah seorang warga, Nurhayati, warga Kelurahan Rabadompu Barat, Kota Bima, menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat.
Menurutnya, penyuluhan seperti ini membuat masyarakat lebih memahami cara menggunakan obat dengan benar sehingga tidak lagi mengandalkan informasi yang belum tentu benar.
Pendapat serupa disampaikan Abdul Rahman, warga Kelurahan Monggonao, Kota Bima. Ia berharap sosialisasi kesehatan semacam ini dapat dilakukan secara berkala hingga menjangkau seluruh kelurahan agar semakin banyak masyarakat yang sadar pentingnya disiplin menjalani terapi penyakit kronis.
Melalui kegiatan tersebut, RSUD Kota Bima berharap tercipta budaya penggunaan obat yang rasional dan bertanggung jawab. Edukasi yang berkelanjutan diyakini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kepatuhan pasien, menekan angka komplikasi penyakit kronis, serta mendorong terwujudnya kualitas hidup masyarakat Kota Bima yang lebih sehat.


Komentar