Sumbawa, Radardemokrasi.com – Menjelang dua tahun masa kepemimpinan Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. dan Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori, Survei MY Institute memunculkan sinyal kuat bahwa mayoritas masyarakat belum merasakan perubahan pembangunan yang signifikan di Kabupaten Sumbawa.
Temuan tersebut menjadi perhatian karena meskipun tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintah daerah masih berada di atas angka 50 persen, persepsi publik menunjukkan pembangunan selama satu tahun terakhir dinilai belum menghadirkan terobosan yang berdampak langsung bagi kehidupan warga. Survei MY Institute memperlihatkan masih adanya kesenjangan antara kepuasan terhadap pemerintah dan hasil pembangunan yang dirasakan masyarakat.
Pendiri MY Institute, Dr. Miftahul Arzak, menyampaikan hasil survei tersebut saat merilis temuan terbaru lembaganya melalui siaran langsung di akun media sosial resmi MY Institute, Minggu (5/7/2026).
Menurutnya, Survei MY Institute harus menjadi alarm bagi pemerintah daerah agar tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program, tetapi juga memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.
Dalam survei tersebut, persepsi masyarakat terhadap arah pembangunan Kabupaten Sumbawa menjadi temuan paling menonjol.
Saat responden ditanya apakah pembangunan daerah telah menuju kondisi yang lebih baik, sebanyak 57 persen menjawab kondisi masih “sama saja”. Sebanyak 41,2 persen menilai keadaan menjadi lebih baik, sedangkan 1,8 persen menyatakan lebih buruk. Tidak ada responden yang memilih kategori jauh lebih baik maupun jauh lebih buruk.
Data itu menunjukkan sebagian besar masyarakat belum melihat perubahan yang cukup kuat untuk mengubah pandangan mereka terhadap pembangunan daerah.
Survei MY Institute mengindikasikan pemerintah perlu mempercepat program yang mampu memberikan dampak nyata, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hasil tersebut sekaligus menjadi bahan evaluasi menjelang dua tahun kepemimpinan Jarot-Ansori.
Survei MY Institute menegaskan bahwa keberhasilan pemerintah tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dijalankan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan manfaat pembangunan dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, Survei MY Institute dinilai menjadi masukan penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Nurdin, warga Sumbawa, mengatakan melalui sambungan telepon bahwa masyarakat masih menunggu perubahan yang lebih nyata. Menurutnya, pembangunan sejauh ini belum memberikan dampak signifikan bagi kehidupan warga.


Komentar