Dompu, Radardemokrasi.com – Peta persaingan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Kabupaten Dompu Tahun 2026 mulai terlihat. Setelah Panitia Seleksi (Pansel) mengumumkan nilai rekam jejak dan nilai Assessment Center, sejumlah nama mulai diprediksi berpeluang besar mengamankan posisi tiga besar pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dilamar.
Pengumuman tersebut berdasarkan Berita Acara Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Tahun 2026 Nomor 20/Pansel.JPT-DPU/VI/2026 tentang Penetapan Nilai Rekam Jejak serta Berita Acara Nomor 21/Pansel.JPT-DPU/VI/2026 tentang Penetapan Nilai Assessment Center Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Kabupaten Dompu Tahun 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, daftar perolehan nilai yang diumumkan saat ini baru merupakan akumulasi nilai Rekam Jejak dan Assessment Center. Artinya, posisi peserta pada masing-masing formasi masih bersifat sementara dan belum menjadi penentu akhir hasil seleksi. Tahapan presentasi makalah serta wawancara yang masih akan dilaksanakan berpotensi mengubah peringkat peserta sebelum penetapan tiga besar final oleh Panitia Seleksi.
Berdasarkan akumulasi nilai sementara rekam jejak dan Assessment Center, Mahjulan tampil sebagai peraih nilai tertinggi pada formasi Asisten Administrasi Umum dengan skor 154,30. Ia unggul atas Muhammad Adhar yang memperoleh nilai 149,39 dan Mujahidin dengan nilai 136,67.
Pada formasi Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD dan PSDM), Zainal Afrodi memimpin perolehan nilai dengan skor 153,20. Posisi berikutnya ditempati Subari dengan nilai 138,05 dan Mohammad Fadilah dengan nilai 137,78.
Nama Zainal Afrodi kembali mencuat pada seleksi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. Dengan nilai 153,20, ia berada di posisi teratas, disusul Zulkarnain dengan nilai 134,86 dan Edyson dengan nilai 128,75.
Persaingan paling ketat terlihat pada formasi Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah. M. Karwapi memimpin dengan nilai 151,39, hanya unggul tipis dari Mahjulan yang mengoleksi nilai 151,12. Sementara Dwi Erza Zily Surya Dharma berada di posisi ketiga dengan nilai 149,72.
Pada seleksi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Abdul Khair berada di urutan pertama dengan nilai 150,00, diikuti David dengan nilai 140,69 dan Putra Agung Eko Iwinduarta dengan nilai 135,69.
Sedangkan untuk jabatan Sekretaris DPRD, Dwi Erza Zily Surya Dharma memimpin dengan nilai 149,72. Anike Kusumawati membayangi di posisi kedua dengan nilai 149,03, sementara Furkan berada di posisi ketiga dengan nilai 138,48.
Sementara itu, pada formasi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang diikuti empat pelamar, Agus Irawan menempati posisi pertama dengan nilai 135,41. Di urutan kedua terdapat Wan Muhtajun dengan nilai 130,55, sedangkan posisi ketiga ditempati Sukarman dengan nilai 130,42.
Untuk formasi Kepala Dinas Ketahanan Pangan yang diikuti enam pelamar, Mujahidin memimpin perolehan nilai dengan skor 146,53. Abdul Khair berada di posisi kedua dengan nilai 143,75, sementara Maria Ulfa menempati posisi ketiga dengan nilai 137,08.
Pada seleksi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang diikuti delapan pelamar, M. Karwapi kembali menunjukkan performa kuat dengan menempati posisi teratas melalui raihan nilai 151,39. Posisi kedua ditempati Sayid Abdullah dengan nilai 141,94, disusul Rostyati Ariasandi di posisi ketiga dengan nilai 138,06.
Adapun pada formasi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang diikuti lima pelamar, David memimpin dengan nilai 140,69. Syafrudin berada di urutan kedua dengan nilai 136,95, sementara Muhammad Susatio menempati posisi ketiga dengan nilai 131,39.
Sedangkan pada seleksi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang diikuti tiga pelamar, Irfan berada di posisi pertama dengan nilai 146,52. Juliadin menempati urutan kedua dengan nilai 139,72, sedangkan Moh. Yassir Arafat berada di posisi ketiga dengan nilai 129,72.
Ditetapkan di Dompu pada 7 Juni 2026 oleh Ketua Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Tahun 2026, H. Khaerul Insyan, SE., MM., hasil ini menjadi gambaran awal arah persaingan seleksi JPT Pratama Kabupaten Dompu. Namun, siapa yang benar-benar lolos tiga besar dan melaju hingga tahap akhir masih akan ditentukan melalui presentasi makalah dan wawancara yang sedang berlangsung.


Komentar