Kota Bima, Radardemokrasi.com – kembali menggelar aksi pembersihan timbulan sampah di sejumlah titik dalam wilayah kota.
Kegiatan tersebut menyasar kawasan Sonco Tengge, Wadumbolo, hingga sepanjang Jalan Ule sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan lingkungan.
Petugas Dinas Lingkungan Hidup diterjunkan untuk mengangkut timbunan sampah yang berada di lokasi-lokasi tersebut. Langkah ini dilakukan agar kawasan perkotaan tetap bersih sekaligus memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas maupun pengguna jalan.
Pembersihan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas lingkungan. Selain mengurangi penumpukan sampah, kegiatan tersebut juga bertujuan menciptakan ruang publik yang lebih sehat, tertata, dan sedap dipandang.
Namun, pemerintah menegaskan bahwa menjaga kebersihan kota tidak dapat hanya mengandalkan petugas kebersihan. Kesadaran masyarakat menjadi faktor utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari sampah.
DLH Kota Bima mengajak seluruh warga untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya serta menjaga fasilitas umum yang telah disediakan. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
Dengan meningkatnya kepedulian warga, diharapkan volume sampah yang menumpuk di ruang publik dapat terus ditekan. Upaya tersebut juga akan mendukung terciptanya lingkungan yang sehat sekaligus memperkuat citra Kota Bima sebagai daerah yang bersih, nyaman, dan ramah bagi masyarakat maupun pengunjung.
Pemerintah berharap kegiatan pembersihan yang dilakukan secara rutin dapat diimbangi dengan perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah.
Kolaborasi antara pemerintah dan warga menjadi fondasi penting untuk menjaga kebersihan lingkungan dalam jangka panjang.
Kota yang bersih tidak hanya mencerminkan wajah daerah, tetapi juga menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Karena itu, menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari langkah sederhana, yakni tidak membuang sampah sembarangan.


Komentar