Dompu, Radardemokrasi.com – Pemerintah Kabupaten Dompu terus memperkuat Monitoring Lalu Lintas Ternak sebagai langkah strategis menjaga kesehatan hewan, keamanan pangan asal hewan, serta kelancaran distribusi ternak dan produk peternakan. Pengawasan dilakukan secara berkala pada sejumlah titik lalu lintas ternak untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui Monitoring Lalu Lintas Ternak, petugas melakukan pemeriksaan terhadap dokumen kesehatan hewan, kondisi fisik ternak, hingga kelengkapan administrasi produk peternakan yang keluar maupun masuk wilayah Kabupaten Dompu. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah menciptakan sistem peternakan yang sehat, tertib, dan berdaya saing.
Selain menjamin kualitas produk, Monitoring Lalu Lintas Ternak juga bertujuan mencegah penyebaran penyakit hewan menular yang berpotensi merugikan peternak maupun masyarakat. Setiap ternak dan produk peternakan wajib memenuhi persyaratan kesehatan sebelum diperdagangkan agar keamanan pangan tetap terjaga.
Pemerintah menilai pengawasan yang konsisten mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk peternakan asal Dompu. Karena itu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar seluruh proses distribusi berlangsung aman, lancar, dan sesuai regulasi.
Keberhasilan Monitoring Lalu Lintas Ternak tidak hanya bergantung pada petugas di lapangan, tetapi juga membutuhkan dukungan peternak, pelaku usaha, serta masyarakat. Kepatuhan terhadap aturan menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas hasil peternakan sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar regional maupun nasional.
Pemerintah berharap Monitoring Lalu Lintas Ternak dapat terus menjadi benteng utama dalam menjaga kesehatan hewan, menjamin keamanan pangan asal hewan, serta memperkuat sektor peternakan Kabupaten Dompu.
Dengan pengawasan yang berkesinambungan, kualitas, keamanan, dan kepercayaan terhadap produk peternakan diharapkan semakin meningkat sehingga memberi manfaat bagi peternak, pelaku usaha, dan masyarakat luas.
Junaidin, pengusaha jual beli sapi asal Desa Matua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, menilai pengawasan lalu lintas ternak sangat penting. Menurutnya, langkah tersebut membuat perdagangan sapi lebih tertib, meningkatkan kepercayaan pembeli, menjaga kesehatan ternak, serta memberi kepastian bagi para pelaku usaha.
Pengawasan berkelanjutan menjadi fondasi peternakan Dompu yang maju, sehat, aman, dan terpercaya.


Komentar