Kota Bima, Radardemokrasi.com – Rabu Amal Sampah kembali menjadi penggerak perubahan perilaku pengelolaan sampah di Kota Bima. Rabu Amal Sampah yang digagas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima pada Rabu, 22 Juli 2026, membuktikan bahwa langkah sederhana mampu menghasilkan dampak nyata bagi lingkungan.
Rabu Amal Sampah juga memperlihatkan komitmen aparatur pemerintah dalam membangun budaya memilah sampah sejak dari sumbernya.
Melalui Rabu Amal Sampah, kesadaran menjaga lingkungan tidak lagi sekadar slogan, tetapi diwujudkan lewat aksi kolektif.
Semangat Rabu Amal Sampah pun diharapkan terus meluas hingga menjadi kebiasaan masyarakat.
Sebanyak 51 Aparatur Sipil Negara (ASN) membawa sampah botol plastik dari rumah maupun lingkungan sekitar. Dari aksi tersebut berhasil dikumpulkan 15,9 kilogram botol plastik yang selanjutnya akan diproses melalui mekanisme daur ulang sehingga memiliki nilai ekonomi sekaligus mengurangi beban sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Program RAMAH dinilai menjadi salah satu strategi sederhana yang efektif dalam menekan volume sampah plastik. Gerakan ini juga mendorong masyarakat untuk mulai memilah sampah sejak dari rumah agar material yang masih bernilai tidak berakhir menjadi limbah.
Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima memberikan apresiasi kepada seluruh ASN yang telah berpartisipasi aktif. Konsistensi gerakan ini diharapkan mampu menjadi contoh bagi masyarakat sehingga budaya menjaga lingkungan tumbuh secara berkelanjutan.
Langkah kecil yang dilakukan setiap pekan diyakini akan memberi dampak besar terhadap kebersihan dan kualitas lingkungan Kota Bima.
Seorang warga, Rahmawati, menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, keterlibatan ASN menjadi teladan yang baik bagi masyarakat.
“Kalau ASN sudah memberi contoh memilah sampah dari rumah, kami sebagai warga tentu ikut termotivasi. Semoga kegiatan ini terus berjalan dan makin banyak masyarakat yang terlibat agar Kota Bima semakin bersih dan nyaman,” ujarnya.
DLH Kota Bima mengajak seluruh elemen masyarakat terus mendukung Gerakan Rabu Amal Sampah sebagai bagian dari komitmen bersama menciptakan kota yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan. Gerakan sederhana ini diyakini mampu menjadi fondasi perubahan besar dalam pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat.


Komentar