Kota Bima, Radardemokrasi.com – Wali Kota Bima salurkan 7,2 ton beras, data bansos disorot. Bantuan sebanyak 7.265 kilogram beras diserahkan kepada 242 kepala keluarga di Kelurahan Kodo, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima, Rabu, 26 Agustus 2026.
Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada masyarakat. Penyaluran beras ini menjadi bagian dari upaya pemerintah membantu memenuhi kebutuhan pangan warga yang masuk dalam sasaran bantuan sosial.
Namun, penyaluran bantuan tak hanya berbicara soal beras. Perubahan data penerima bansos turut menjadi sorotan. Data penerima bantuan harus terus diperbarui agar bantuan pemerintah benar-benar diterima warga yang memenuhi kriteria.
Di tengah penyaluran itu, warga Kelurahan Kodo mengaku senang dan bangga mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Bantuan beras dinilai meringankan kebutuhan rumah tangga, terutama bagi keluarga yang masih menghadapi tekanan ekonomi.
“Warga tentu senang dan bangga mendapat bantuan. Kami berharap perhatian pemerintah seperti ini terus berlanjut dan data penerima juga benar-benar sesuai kondisi masyarakat,” demikian harapan warga.
Pemerintah diharapkan tidak berhenti pada penyaluran bantuan.
Pembaruan data penerima bansos menjadi pekerjaan penting agar tidak ada warga yang semestinya menerima bantuan justru terlewat, sementara mereka yang sudah tidak memenuhi kriteria masih tercatat.
Perubahan kondisi ekonomi warga membuat data bantuan sosial memang perlu diverifikasi secara berkala. Dengan begitu, kebijakan bantuan dapat lebih tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.
Penyaluran 7,2 ton beras di Kelurahan Kodo akhirnya bukan sekadar agenda pembagian bantuan. Di balik angka 242 kepala keluarga, ada kebutuhan untuk memastikan kebijakan sosial pemerintah berjalan tepat, transparan, dan berpihak kepada warga yang membutuhkan.


Komentar