Bima, Radardemokrasi.com – Asesmen Lapangan PGSD menjadi momentum penting bagi Universitas Nggusuwaru dalam memperkuat kualitas akademik dan tata kelola Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Kegiatan yang berlangsung pada 24–25 Juni 2026 itu menghadirkan tim asesor, yakni Heri Yusuf Muslihin sebagai Asesor I dan Mustofa sebagai Asesor II.
Kedatangan tim asesor disambut langsung oleh Rektor bersama civitas akademika Universitas Nggusuwaru. Prosesi penyambutan berlangsung meriah dengan penampilan tarian tradisional Wura Bongi Monca sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah.
Asesmen Lapangan PGSD merupakan bagian dari proses evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, tata kelola program studi, kualitas pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga capaian lulusan. Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu dan daya saing Program Studi PGSD.
Dalam kesempatan tersebut, Asesor I, Heri Yusuf Muslihin, menyampaikan bahwa proses asesmen bukan sekadar penilaian administrasi, melainkan sarana membangun budaya mutu yang berkelanjutan.
“Universitas yang terus berbenah dan terbuka terhadap evaluasi akan memiliki fondasi kuat untuk mencetak guru-guru profesional.
Semangat peningkatan mutu seperti yang ditunjukkan Universitas Nggusuwaru merupakan modal penting bagi kemajuan pendidikan, khususnya di Bima dan Indonesia,” ujarnya.
Rektor bersama seluruh civitas akademika berharap hasil asesmen lapangan dapat menjadi pijakan untuk memperkuat kualitas Program Studi PGSD, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta melahirkan lulusan yang kompeten dan siap menjawab kebutuhan dunia pendidikan.


Komentar