Hukum
Beranda / Hukum / Buruh Tani Tewas Mendadak Saat Bekerja di Galian C

Buruh Tani Tewas Mendadak Saat Bekerja di Galian C

Evakuasi Jasad Buruh Tani (Foto: PL)
Evakuasi Jasad Buruh Tani (Foto: PL)

Dompu, Radardemokrasi.com – Buruh Tani Tewas Mendadak Saat Bekerja di Galian C menjadi perhatian warga Dusun Madapaga, Desa Tekasire, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Rabu, 12 Agustus 2026. Seorang buruh tani berinisial Y.B., 32 tahun, ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri ketika sedang bekerja mengangkat batu di salah satu lokasi galian C milik warga.

Polsek Manggelewa, Polres Dompu, bergerak setelah menerima laporan masyarakat mengenai kejadian tersebut. Kapolsek Manggelewa IPTU Zainal Arifin, S.IP., M.H., bersama Bhabinkamtibmas Desa Tekasire AIPDA Erdan dan anggota piket langsung mendatangi lokasi.

Y.B. diketahui merupakan buruh tani asal Kabupaten Sumba Barat Daya. Berdasarkan keterangan awal saksi, korban sebelumnya masih menjalankan aktivitasnya dengan mengangkat batu di lokasi galian C.

Peristiwa itu diketahui setelah saksi berpamitan untuk pergi ke toilet. Ketika kembali ke lokasi kerja, saksi mendapati Y.B. telah tergeletak dan tidak sadarkan diri.

Saksi kemudian memberitahukan kondisi korban kepada warga lainnya. Informasi tersebut diteruskan kepada pihak kepolisian hingga personel Polsek Manggelewa tiba di lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Petani Sembalun Menagih Kepastian Lahan di Lombok Timur

Petugas selanjutnya mengevakuasi Y.B. ke RSUD Manggelewa untuk mendapatkan pemeriksaan dan tindakan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan serta penanganan, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia.

Buruh Tani Tewas Mendadak Saat Bekerja di Galian C masih ditangani kepolisian untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian berlangsung jelas dan sesuai prosedur. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun benturan benda tumpul pada tubuh korban.

Jenazah Y.B. kemudian ditempatkan sementara di ruang jenazah RSUD Manggelewa sembari menunggu kedatangan pihak keluarga.

Kepolisian melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit serta meminta keterangan dari saksi dan pihak terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kronologi kejadian sekaligus menjaga proses penanganan tetap tertib.

Polsek Manggelewa juga memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif. Polisi masih melakukan koordinasi lebih lanjut sambil menunggu proses penanganan jenazah oleh pihak keluarga.

Warga Dorotangga Bakar Ban, Desak Polisi Tangkap Pemanah

Sebagai penutup, polisi masih mendalami keterangan saksi dan memastikan seluruh proses penanganan korban berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *