Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Guru Teladan Pekat, Menyalakan Harapan dari Ruang Kelas

Guru Teladan Pekat, Menyalakan Harapan dari Ruang Kelas

Aktifitas KBM SDN 27 Pekat (Foto: FT)
Aktifitas KBM SDN 27 Pekat (Foto: FT)

Dompu, Radardemokrasi.com – Guru Teladan Pekat bukan sekadar slogan. Kalimat itu menjelma menjadi wajah pengabdian seorang Erik, guru PPPK penuh waktu di SDN 27 Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu. Di tengah berbagai tantangan dunia pendidikan, ia memilih tetap berdiri di depan kelas, mengajar dengan hati dan membangun mimpi anak-anak dari ruang belajar sederhana.

Setiap pagi Erik berangkat lebih awal menuju sekolah. Baginya, menjadi guru bukan hanya pekerjaan yang dijalankan demi kewajiban administratif. Menjadi pendidik adalah panggilan jiwa yang menuntut kesabaran, ketulusan, dan dedikasi tanpa batas.

Ia percaya, setiap senyum siswa merupakan hadiah paling berharga dari profesi yang dijalaninya.
“Menjadi guru itu bukan sekadar profesi, tetapi niat pengabdian.

Alhamdulillah, bisa membuat mereka tersenyum adalah kebahagiaan bagi saya. Semoga menjadi ladang pahala dan membawa berkah,” ujar Erik.

Semangat Guru Teladan Pekat tampak dari ruang kelas yang dipenuhi gambar literasi, pajangan hasil karya siswa, dan deretan kalimat motivasi yang sengaja ditempel agar membangkitkan rasa percaya diri peserta didik. Suasana pembelajaran pada Jumat, 24 Juli 2026, berlangsung penuh keceriaan.

Jumat Wajib SMPN 5 Pekat Tebar Cahaya Tambora

Belasan siswa mengikuti pelajaran dengan antusias sambil aktif berdiskusi bersama gurunya.

Kemajuan teknologi juga dimanfaatkan Erik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Smart TV yang tersedia di sekolah digunakan sebagai media belajar interaktif.

Menurutnya, teknologi digital tersebut telah digunakan sekitar setahun terakhir dan terbukti membuat siswa lebih mudah memahami materi pelajaran.
“Kami sangat bersyukur. Anak-anak menjadi lebih bersemangat belajar karena pembelajaran semakin menarik,” katanya.

Komitmen Guru Teladan Pekat tidak berhenti pada kegiatan akademik.

Setiap Jumat, SDN 27 Kecamatan Pekat juga rutin menggelar kegiatan IMTAQ sebagai upaya membentuk karakter, akhlak, serta memperkuat nilai-nilai spiritual peserta didik sejak usia dini.

IMTAQ Pagi SMKN 1 Manggelewa Bangun Karakter Siswa

Kepercayaan masyarakat pun tumbuh. Yuli, warga Dusun Bage Payung, Desa Kadindi Barat, mengaku senang menyekolahkan anaknya di SDN 27. Menurutnya, sekolah tersebut tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan pendidikan karakter, disiplin, dan nilai keagamaan.

Di tengah derasnya perubahan zaman, Guru Teladan Pekat membuktikan bahwa pendidikan berkualitas lahir dari ketulusan seorang guru. Guru Teladan Pekat menjadi pengingat bahwa pengabdian yang dilakukan dengan hati mampu menyalakan harapan, membentuk generasi berkarakter, serta menjaga masa depan pendidikan di pelosok Dompu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *