Infrastruktur
Beranda / Infrastruktur / Masjid Kantor Bupati Sumbawa Dimulai, Iman Diteguhkan

Masjid Kantor Bupati Sumbawa Dimulai, Iman Diteguhkan

Pembangunan Masjid (Foto: SB)
Pembangunan Masjid (Foto: SB)

Sumbawa, Radardemokrasi.com – Masjid Kantor bukan lagi sekadar rencana. Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi memulai pembangunan Masjid Kantor Bupati Sumbawa melalui prosesi peletakan batu pertama yang dilakukan langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., di kompleks Kantor Bupati Sumbawa, Senin, 27 Juli 2026.

Prosesi tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Asisten Sekretaris Daerah, Staf Ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Yayasan As-Siddiq Al-Chairiyah, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Masjid Kantor dibangun sebagai jawaban atas kebutuhan tempat ibadah yang selama ini semakin mendesak. Musholla yang digunakan aparatur sipil negara dan masyarakat dinilai sudah tidak mampu menampung jamaah, terutama saat pelaksanaan salat Dzuhur. Kondisi tersebut membuat jamaah harus bergantian dalam beberapa gelombang sehingga mengurangi kenyamanan beribadah.

Selain persoalan kapasitas, fasilitas musholla yang ada juga dianggap belum memadai. Pemerintah Kabupaten Sumbawa kemudian mengambil langkah strategis dengan membangun masjid yang lebih luas, representatif, dan mampu melayani kebutuhan ibadah secara optimal.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa Masjid Kantor bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Menurutnya, masjid merupakan simbol komitmen pemerintah dalam menanamkan nilai-nilai religius sebagai fondasi penyelenggaraan pemerintahan.

Satgas TMMD Percepat MCK Pesantren Bersama Santri

“Semegah apa pun pembangunan yang kita laksanakan merupakan karunia Allah SWT. Karena itu, sudah selayaknya rumah ibadah mendapat perhatian yang baik agar menjadi tempat yang nyaman untuk mendekatkan diri kepada-Nya,” ujar Bupati.

Masjid Kantor akan berdiri di sisi gerbang utama Kantor Bupati Sumbawa, tepatnya di depan Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida). Lokasi tersebut dipilih bukan hanya karena pertimbangan tata ruang, tetapi juga mengandung pesan bahwa setiap kebijakan dan pelayanan publik harus selalu berpijak pada nilai keimanan dan ketakwaan.

Melalui pembangunan ini, Masjid Kantor diharapkan menjadi pusat ibadah, pembinaan akhlak, penguatan ukhuwah Islamiyah, sekaligus ruang spiritual bagi aparatur dan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa ingin memastikan pembangunan daerah berjalan seiring dengan penguatan moral, sehingga pelayanan publik tidak hanya profesional, tetapi juga berlandaskan integritas dan nilai-nilai keagamaan.

TRC Infrastruktur NTB Gaspol, Jalan Rusak Disikat Cepat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *