Dompu, Radardemokrasi.com – Resort Kempo memperkuat pengawasan hutan melalui patroli lapangan, koordinasi dengan Pemerintah Desa Konte, serta pembinaan masyarakat sebagai langkah mencegah perambahan kawasan dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi di halaman Kantor Resort Kempo. Apel tersebut menjadi momentum menyatukan langkah seluruh personel sebelum turun ke lapangan untuk menjaga kelestarian kawasan hutan di wilayah binaan.
Usai apel, personel menggelar koordinasi dengan Pemerintah Desa Konte. Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat pencegahan perambahan hutan, mengantisipasi ancaman Karhutla, serta mendorong masyarakat memanfaatkan lahan garapan dengan menanam tanaman produktif dan tanaman kehutanan yang bernilai ekonomi sekaligus ramah lingkungan.
Sebelum memasuki kawasan hutan, petugas menyambangi warga yang beraktivitas di sekitar batas kawasan. Masyarakat diajak berperan aktif mengawasi lingkungan, melaporkan aktivitas mencurigakan, serta mencegah munculnya titik api maupun pembukaan lahan secara ilegal.
Di dalam kawasan hutan, personel melakukan pemeriksaan terhadap tanda batas wilayah. Hasil pengecekan menemukan Pal Batas Nomor B.1221/HP.395 dalam kondisi rusak dan tergeletak di tanah.
Petugas segera memperbaiki serta menancapkan kembali patok tersebut agar fungsi penanda batas tetap berjalan optimal. Sementara itu, Pal Induk B.1220/HP.394 dilaporkan masih berada dalam kondisi baik dan kokoh.
Patroli menuju titik pengawasan berikutnya tidak dapat dilanjutkan setelah hujan deras mengguyur kawasan. Demi menjaga keselamatan personel, kegiatan dihentikan sementara dan akan dijadwalkan kembali ketika kondisi cuaca memungkinkan.
Kepala Resort Kempo, Rusly, menegaskan pengawasan rutin akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian hutan.
“Pengawasan, koordinasi, dan peran aktif masyarakat adalah kunci utama agar kawasan hutan tetap terjaga, terlindungi dari kerusakan, dan memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang,” ujarnya.
Rute patroli yang belum terjangkau akan menjadi prioritas pada jadwal pengawasan berikutnya dengan mempertimbangkan kondisi cuaca di lapangan.


Komentar