Bima, Radardemokrasi.com – Resort Sanggar Gagalkan upaya perambahan kawasan hutan dalam patroli pengamanan yang digelar pada Selasa, 14 Juli 2026. Operasi tersebut dilakukan di wilayah yang selama ini telah ditetapkan sebagai target prioritas pengawasan karena dinilai rawan terhadap aktivitas pembukaan lahan secara ilegal.
Dalam patroli itu, petugas menemukan bukti kuat adanya percobaan perambahan. Sejumlah pohon yang baru ditebang tampak telah direbahkan sebagai indikasi awal pembukaan lahan.
Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa aktivitas perusakan kawasan hutan masih terus mengancam wilayah konservasi yang menjadi fokus pengawasan Resort Sanggar.
Resort Sanggar Gagalkan aksi tersebut setelah tim berhasil menangkap dua orang yang berada di lokasi. Keduanya langsung diamankan dan dibawa ke Kantor Resort Sanggar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Langkah cepat itu dilakukan agar seluruh fakta di lapangan dapat diungkap secara jelas sebelum diambil tindakan lanjutan.
Dalam proses pemeriksaan yang dilakukan secara terpisah, petugas memperoleh pengakuan mengenai peran masing-masing terduga.
Seorang di antaranya mengaku sebagai pihak yang berencana menguasai lahan, sedangkan seorang lainnya bekerja sebagai tenaga yang dibayar untuk membuka kawasan hutan. Resort Sanggar Gagalkan praktik tersebut sebelum kerusakan yang lebih luas terjadi.
Meski memilih pendekatan pembinaan, Resort Sanggar tetap menunjukkan sikap tegas. Kedua terduga diminta membuat surat pernyataan tertulis yang berisi komitmen tidak akan mengulangi perbuatan serupa.
Langkah ini menjadi bentuk peringatan sekaligus upaya pencegahan agar praktik perambahan tidak kembali terjadi.
Resort Sanggar Gagalkan kerusakan yang lebih besar dengan mendorong pemulihan kawasan yang telah dirambah. Petugas mengimbau agar lahan segera ditanami kembali menggunakan tanaman hasil hutan kayu (HHK) serta tanaman produktif seperti kemiri.
Selain memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat, tanaman tersebut dinilai mampu memperkuat fungsi ekologis kawasan hutan.
Resort Sanggar Gagalkan perambahan melalui patroli rutin yang konsisten dilakukan di titik-titik rawan.
Langkah itu menjadi pesan bahwa pengawasan kawasan hutan akan terus diperketat demi menjaga kelestarian lingkungan, mencegah kerusakan ekosistem, serta memastikan sumber daya hutan tetap lestari bagi generasi mendatang.
Resort Sanggar Gagalkan menjadi bukti bahwa pengawasan aktif masih menjadi benteng utama melawan perambahan hutan.


Komentar