DOMPU, Radardemokrasi.com – Menjelang Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Dinas Dikpora Kabupaten Dompu menggelar rangkaian kegiatan lomba yang tak sekadar meriah, tetapi juga sarat makna.
Berbagai ajang digelar untuk mengasah kreativitas, kecerdasan, dan karakter siswa serta guru.
Di Aula Dinas Dikpora, lomba inovasi media pembelajaran mempertemukan guru SD dan SMP se-Kabupaten Dompu dalam adu gagasan kreatif.
Para pendidik ditantang menghadirkan metode belajar yang segar dan relevan dengan perkembangan zaman.
Sementara itu, semangat kompetisi juga terasa di Taman Kota Kelurahan Karijawa. Lomba cerdas cermat budaya yang tengah berlangsung menyedot antusias siswa SD dan SMP.
Mereka diuji bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga pemahaman mendalam tentang akar budaya daerah.
Tak kalah penting, lomba menulis sejarah Dompu yang digelar di SDN 15 Kecamatan Dompu menjadi ruang bagi siswa menggali dan merangkai kembali jejak sejarah daerahnya.
Kegiatan ini diharapkan menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas lokal.
Sekretaris Dinas Dikpora Dompu, Iksan, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini mengusung tema budaya dan religius.
“Ini bagian dari program unggulan bupati. Kita ingin anak-anak memahami budaya Dompu, sehingga karakter mereka tumbuh tidak lepas dari nilai-nilai lokal,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa respon masyarakat sangat luar biasa, menunjukkan dukungan kuat terhadap upaya pembinaan generasi muda.
Sebelumnya, lomba tilawah dan tahfiz Al-Qur’an telah sukses digelar di Masjid Agung Baiturrahman Dompu, melengkapi rangkaian kegiatan yang menyeimbangkan aspek intelektual, budaya, dan spiritual.
Momentum Hardiknas di Dompu tahun ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi panggung nyata membentuk generasi yang cerdas, berbudaya, dan berakhlak.


Komentar