Dompu, Radardemokrasi.com – Dugaan penjualan mobil combine harvester bantuan di lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Dompu kembali mencuat. Sejumlah aktivis yang mengatasnamakan Bintang Merah NTB menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga tuntas.
Melalui pernyataan yang beredar di media sosial dan aplikasi perpesanan, Juma’at 19 Juni 2026 Alan mengklaim terdapat dugaan mobil combine harvester diperjualbelikan oleh oknum tertentu. Ia menyebut persoalan itu sebagai “bom waktu” yang akan terus dikawal.
Dalam pernyataan lanjutan, kelompok tersebut juga mendesak agar pihak yang menguasai combine harvester segera mengembalikan kendaraan tersebut kepada kelompok penerima manfaat apabila benar merupakan bantuan pemerintah.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kebenaran dugaan tersebut. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi agar pemberitaan tetap berimbang sesuai kaidah jurnalistik.
Menanggapi hal tersebut, Syahrul Ramadhan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dompu menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima aspirasi dan data dari massa aksi.
“Kami sudah terima, akan kami cek terlebih dahulu. Kami belum bisa menyimpulkan apakah ada pelanggaran atau tidak,” ujarnya.


Komentar