Mataram, Radardemokrasi.com – Carbon Project Mangrove NTB mulai disiapkan sebagai langkah memperkuat rehabilitasi kawasan pesisir sekaligus mendukung pengembangan ekonomi biru di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Program tersebut dibahas dalam pertemuan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB bersama Kepala Bidang Pengelolaan Kelautan, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil dengan Koperasi Amanah Syariah Bank NTB selaku perwakilan IHACHI Company Japan di Mataram, Kamis, 25 Juni 2026.
Dalam pertemuan itu, Koperasi Amanah Syariah Bank NTB memaparkan rencana Carbon Project berbasis Nature-Based Solutions (NBS) melalui penanaman mangrove di wilayah Lombok dan Sumbawa.
Tahap awal kegiatan difokuskan pada identifikasi lokasi yang berpotensi untuk rehabilitasi mangrove. Selanjutnya akan dilakukan studi kelayakan atau feasibility study serta pengurusan perizinan sebagai dasar pelaksanaan program.
IHACHI Company Japan juga menyatakan komitmennya memberikan pendampingan teknis selama pelaksanaan program. Selain itu, perusahaan tersebut berencana menyalurkan bantuan mesin desalinasi air laut untuk mendukung kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah NTB yang membutuhkan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Muslim, menyambut baik rencana tersebut.
Menurut dia, program rehabilitasi mangrove memiliki potensi mendukung pengembangan karbon biru sekaligus membuka peluang perdagangan kredit karbon yang sejalan dengan kebijakan ekonomi biru di NTB.
“Pada prinsipnya kami mengapresiasi setiap investasi dan kerja sama yang memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat.
Namun seluruh tahapan kegiatan harus mengikuti ketentuan yang berlaku dan memiliki dasar hukum yang jelas melalui kerja sama resmi dengan Pemerintah Provinsi NTB,” kata Muslim.
Ia menegaskan legalitas menjadi syarat utama agar pelaksanaan program berjalan sesuai aturan dan memberikan kepastian bagi seluruh pihak.
Pemerintah Provinsi NTB juga berharap kolaborasi tersebut mampu mempercepat rehabilitasi ekosistem mangrove, memperkuat upaya mitigasi perubahan iklim, serta mendorong pertumbuhan ekonomi hijau yang berkelanjutan di wilayah Nusa Tenggara Barat.
Program Carbon Project Mangrove NTB diharapkan menjadi model kolaborasi rehabilitasi pesisir, ekonomi biru, dan pengembangan karbon biru berkelanjutan di Indonesia.
“Melalui sinergi pemerintah dan mitra internasional, Carbon Project Mangrove NTB diharapkan memberikan manfaat lingkungan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat pesisir.”


Komentar