Bima, Radardemokrasi.com – KPU Kabupaten Bima mematangkan persiapan pelaksanaan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026 melalui rapat koordinasi yang digelar KPU Provinsi Nusa Tenggara Barat secara daring, Selasa, 30 Juni 2026.
KPU Kabupaten Bima menjadi bagian dari seluruh KPU kabupaten/kota di NTB yang mengikuti agenda tersebut sebagai langkah memastikan proses pemutakhiran data pemilih berjalan sesuai ketentuan.
Forum itu sekaligus menjadi ruang evaluasi terhadap kesiapan daerah sebelum pelaksanaan pleno terbuka.
Ketua KPU Provinsi NTB, Muhammad Khuwailid, meminta seluruh jajaran penyelenggara pemilu lebih cermat dalam memperbarui data pemilih berkelanjutan.
Menurut dia, ketelitian menjadi kunci agar daftar pemilih tetap akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia juga mengingatkan setiap saran perbaikan yang disampaikan Badan Pengawas Pemilu harus dikaji secara menyeluruh sebelum ditindaklanjuti.
Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh proses pemutakhiran data berjalan sesuai mekanisme dan menghindari kekeliruan administrasi.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Bima, Ady Supriadin, menegaskan pihaknya telah siap melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan II Tahun 2026. Seluruh data serta berbagai masukan yang diterima telah diproses dan ditindaklanjuti berdasarkan aturan yang berlaku.
Menurut Ady, KPU Kabupaten Bima memandang pemutakhiran data pemilih berkelanjutan sebagai tahapan strategis dalam menjaga kualitas daftar pemilih.
Basis data yang akurat diyakini menjadi fondasi penting untuk menjamin terpenuhinya hak konstitusional warga pada setiap penyelenggaraan pemilu.
Rapat koordinasi tersebut diikuti Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Bima bersama jajaran KPU kabupaten/kota se-NTB.
Melalui koordinasi itu, setiap daerah diharapkan memiliki kesiapan yang sama dalam menyelenggarakan pleno terbuka serta menghasilkan daftar pemilih yang semakin valid, transparan, dan akuntabel sebagai bekal menghadapi tahapan pemilu berikutnya.
Selain memperkuat koordinasi internal, KPU Kabupaten Bima juga memastikan proses pemutakhiran data berlangsung terbuka dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
KPU Kabupaten Bima berharap dukungan masyarakat dalam melaporkan perubahan data kependudukan sehingga daftar pemilih semakin akurat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen KPU Kabupaten Bima menjaga kualitas demokrasi, meningkatkan kepercayaan publik, serta menjamin setiap warga memperoleh hak pilihnya secara adil dan tepat.


Komentar