Hukum
Beranda / Hukum / Polsek Dompu Redam Konflik Mbawi, Damai Tercapai

Polsek Dompu Redam Konflik Mbawi, Damai Tercapai

Konflik di Desa Mbawi (Foto: HI)
Konflik di Desa Mbawi (Foto: HI)

Dompu, Radardemokrasi.com – Polsek Dompu Redam konflik yang melibatkan warga Dusun Owo dan Dusun Ragi, Desa Mbawi, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Keributan yang pecah saat hiburan organ tunggal pada Rabu malam berhasil dikendalikan berkat respons cepat aparat kepolisian sebelum berkembang menjadi bentrokan yang lebih luas.

Polsek Dompu Redam situasi sejak awal dengan menerjunkan Kapolsek Dompu IPDA Sarbani bersama personel piket ke lokasi kejadian.

Polisi segera mengamankan keadaan, menenangkan massa, dan mengimbau seluruh warga agar tidak terpancing melakukan aksi balasan yang dapat memperkeruh suasana.

Informasi awal menyebutkan perselisihan dipicu ketika seorang remaja berinisial M, sekitar 17 tahun, naik ke panggung dan diduga berada di bawah pengaruh minuman keras. Teguran dari sejumlah pemuda memicu adu mulut hingga berujung perkelahian yang melibatkan warga dari kedua dusun.

Polsek Dompu Redam ketegangan dengan membawa pihak-pihak yang terlibat ke Mako Polsek Dompu sekitar pukul 19.40 WITA. Langkah itu dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman sekaligus membuka ruang dialog yang difasilitasi kepolisian bersama Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda.

Pemprov NTB Perkuat Mediasi Cegah Konflik Beda Agama

Dalam proses mediasi, kedua belah pihak diberikan kesempatan menyampaikan persoalan secara terbuka. Pendekatan persuasif yang ditempuh aparat akhirnya membuahkan hasil. Polsek Dompu Redam konflik hingga kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan menandatangani surat pernyataan damai sekitar pukul 21.50 WITA.

Kapolsek Dompu IPDA Sarbani mengapresiasi sikap warga yang memilih jalan musyawarah. Ia menegaskan bahwa kepolisian akan terus melakukan pemantauan bersama pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat agar tidak muncul gesekan baru.

Polsek Dompu Redam potensi konflik melalui pendekatan humanis. Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi serta segera melapor apabila terjadi persoalan.

Kesepakatan damai itu menjadi langkah penting menjaga persaudaraan, keamanan, dan ketertiban masyarakat di Desa Mbawi.

Seorang warga Desa Mbawi mengaku bersyukur atas perdamaian yang tercapai. Ia berterima kasih kepada aparat penegak hukum yang bergerak cepat meredam konflik, sehingga situasi kembali aman, warga dapat beraktivitas normal, dan persaudaraan tetap terjaga.

Penertiban PKL Gerung, Satpol PP Tegakkan Aturan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *