Dompu, Radardemokrasi.com – Karya Bakti Pantai Jala menjadi bukti bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Karya Bakti Pantai Jala digelar di pesisir Desa Jala, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Jumat (26/6/2026), dengan melibatkan TNI, Polri, pemerintah, pelajar, hingga masyarakat.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA itu dipimpin Danramil 1614-03/Hu’u melalui Peltu Sutjipto. Hadir pula Kapolsek Hu’u Iptu Ade Helmi, SH, Pemerintah Desa Jala, staf Kecamatan Hu’u, siswa SMP Negeri 1 Hu’u, serta warga yang bergotong royong membersihkan kawasan pantai.
Dalam apel pembukaan, Peltu Sutjipto menegaskan bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Karya Bakti Pantai Jala diharapkan menjadi budaya yang terus hidup, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Pantai yang bersih, kata dia, akan memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat, sektor pariwisata, dan keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.
Usai doa bersama dan pembagian sektor kerja, seluruh peserta bergerak menyisir kawasan pesisir.
Berbagai jenis sampah yang mencemari pantai dikumpulkan dan dibersihkan secara gotong royong. Karya Bakti Pantai Jala sekaligus menjadi ruang edukasi bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir sejak dini.
Lebih dari sekadar membersihkan sampah, kegiatan ini memperlihatkan kuatnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat.
Karya Bakti Pantai Jala juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung program Dompu Maju melalui budaya hidup bersih.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 09.30 WITA dalam suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan.
Koramil 1614-03/Hu’u berharap Karya Bakti Pantai Jala terus berlanjut secara berkala agar kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi menjadi gerakan bersama yang mengakar di tengah masyarakat.
Di tengah kegiatan, dukungan juga datang dari masyarakat setempat. Mariama, warga Desa Jala, menilai kegiatan karya bakti tersebut membawa dampak positif bagi lingkungan pantai sekaligus menumbuhkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Menurut saya ini kegiatan yang sangat baik. Kami melihat TNI benar-benar peduli terhadap kebersihan lingkungan. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Mariama.
Senada dengan itu, Abdul Hamid mengapresiasi keterlibatan TNI, Polri, pemerintah, pelajar, dan warga dalam aksi bersih pantai tersebut. Ia berharap kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya muncul saat ada kegiatan bersama, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari masyarakat.


Komentar