Ekonomi
Beranda / Ekonomi / Koalisi Nasabah Desak Bongkar Fraud BRI Dompu

Koalisi Nasabah Desak Bongkar Fraud BRI Dompu

Panflet persiapan masa aksi (Foto: WA JLFKR)
Panflet persiapan masa aksi (Foto: WA JLFKR)

DOMPU, Radardemokrasi.com – Unjuk rasa bertajuk “Koalisi Nasabah Desak Bongkar Fraud BRI Dompu” akan digelar oleh Koalisi Nasabah Melawan Dompu pada Rabu (20/5/2026) pukul 09.00 WITA.

Massa dijadwalkan berdemonstrasi di depan Kantor BRI Cabang Dompu dan Kantor Cabang Madaparama, Kecamatan Woja. Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap dugaan fraud yang dinilai merugikan sejumlah nasabah bank pelat merah tersebut.
Koordinator Lapangan Aksi, JFR, mengatakan bahwa gerakan ini lahir dari banyaknya keluhan warga terkait agunan pinjaman yang belum dikembalikan, meski cicilan kreditnya telah lunas. Menurutnya, persoalan ini harus dibuka secara terang agar tidak menimbulkan keresahan yang lebih luas di tengah masyarakat Dompu.
Dalam tuntutannya, Koalisi Nasabah Melawan Dompu meminta pihak bank segera mengembalikan hak agunan milik nasabah yang hingga kini diklaim masih tertahan. Massa juga mendesak agar oknum pegawai yang diduga terlibat diproses hukum serta diberhentikan apabila terbukti melakukan pelanggaran.
Selain itu, mereka mendesak pimpinan cabang dicopot jika dinilai gagal melakukan pengawasan internal terhadap dugaan penyimpangan di lingkungan kerja perbankan tersebut. Mereka juga meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turun langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem administrasi dan pelayanan kredit di BRI Cabang Dompu.
Sejumlah peserta aksi mengaku telah menyiapkan dokumen kredit, bukti pembayaran, serta data komunikasi dengan pihak bank untuk disampaikan kepada aparat penegak hukum dan OJK sebagai bahan pemeriksaan lanjutan. Massa mengancam akan memperluas gelombang aksi apabila tuntutan mereka tidak mendapat respons serius.
JFR menegaskan, demonstrasi tersebut bukan untuk menyerang institusi perbankan. Aksi ini murni bertujuan mendorong transparansi dan perlindungan hak nasabah demi menjaga kepercayaan publik terhadap layanan perbankan di Kabupaten Dompu.
Hingga berita ini diturunkan, jurnalis Radardemokrasi.com masih berusaha meminta keterangan resmi dari pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) terkait tuntutan massa maupun rencana aksi tersebut. Sementara itu, aksi diperkirakan mendapat pengawalan ketat aparat keamanan karena melibatkan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Dompu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *