Mataram, Radardemokrask.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat NTB Bidik PON 2028 dengan menyiapkan usulan anggaran sebesar 700 miliar kepada pemerintah pusat.
Dana tersebut diprioritaskan untuk merevitalisasi berbagai venue olahraga yang telah ada agar memenuhi standar penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Program NTB Bidik PON 2028 itu difokuskan pada pembenahan fasilitas olahraga, termasuk Kompleks GOR Turide dan kawasan pendukungnya.
Pemerintah menegaskan anggaran tersebut bukan untuk membangun venue baru, melainkan memoles dan meningkatkan kualitas sarana yang sudah tersedia agar siap digunakan pada ajang olahraga terbesar di Indonesia.
Selain pembenahan infrastruktur, NTB Bidik PON 2028 juga diperkuat melalui rencana Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal membentuk Pengurus Besar (PB) PON 2028.
Pembentukan organisasi tersebut diharapkan mampu memisahkan urusan pelaksanaan dengan pembinaan atlet sehingga persiapan berjalan lebih efektif.
Melalui langkah itu, NTB Bidik PON 2028 sekaligus menargetkan masuk lima besar perolehan medali nasional. Target tersebut dinilai menjadi tantangan besar yang membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, pelatih, atlet, dan masyarakat.
Seorang calon atlet PON asal Kabupaten Dompu mengatakan rencana revitalisasi venue menjadi kabar baik bagi atlet daerah.
Menurutnya, fasilitas yang memadai akan meningkatkan kualitas latihan sekaligus menambah motivasi menghadapi persaingan nasional.
Ia berharap seluruh program NTB Bidik PON 2028 dapat direalisasikan sesuai rencana sehingga atlet tidak lagi terkendala sarana latihan.
Dukungan pemerintah dinilai menjadi modal penting dalam mengejar prestasi.
Calon atlet tersebut juga mengajak seluruh atlet NTB tetap disiplin berlatih agar peluang meraih prestasi pada PON 2028 semakin terbuka. Ia optimistis kerja keras akan membuahkan hasil.
Pelatih atlet Dompu, Abdul Khair, Senin (29/6/2026) menyambut baik langkah pemerintah memperbaiki fasilitas olahraga.
Menurutnya, kualitas venue akan berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan atlet selama menjalani program latihan.
Abdul Khair menilai pembentukan PB PON juga menjadi langkah tepat karena pembinaan atlet dapat berlangsung lebih fokus tanpa terbebani urusan teknis penyelenggaraan.
Ia berharap seluruh pihak menjaga komitmen bersama agar persiapan PON 2028 berjalan sesuai target dan mampu membawa NTB bersaing di papan atas perolehan medali nasional.


Komentar