Mataram, Radardemokrasi.com – Acara Townhall Bapelkes Mataram Kementerian Kesehatan RI dihadiri langsung Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI, Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Aparatur (P2KA), beserta jajaran dan tim. Forum tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara pimpinan dengan seluruh pegawai di lingkungan Bapelkes Mataram.
Townhall Budaya Kerja menjadi tema utama dalam forum yang digelar sebagai bagian dari penguatan transformasi organisasi di lingkungan Kementerian Kesehatan. Dialog berlangsung terbuka dengan melibatkan seluruh pegawai untuk menyampaikan gagasan, tantangan, serta berbagai masukan dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam arahannya, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI menegaskan bahwa Townhall Budaya Kerja tahun 2026 difokuskan pada transformasi budaya kerja dan penguatan sumber daya manusia. Seluruh insan Kementerian Kesehatan didorong bekerja lebih cepat, adaptif, inovatif, serta berorientasi pada pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, perubahan budaya kerja harus menjadi gerakan bersama. Setiap pegawai dituntut mampu berkolaborasi, memanfaatkan teknologi, memperkuat kompetensi, serta membangun budaya organisasi yang profesional dan akuntabel. Langkah tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung agenda transformasi kesehatan nasional.
Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Aparatur (P2KA) menegaskan bahwa pengembangan kapasitas aparatur akan terus diperkuat melalui berbagai program pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan organisasi. Peningkatan kompetensi dinilai menjadi kunci menghadapi tantangan pelayanan kesehatan yang semakin dinamis.
Melalui Townhall Budaya Kerja, seluruh pegawai juga diajak membangun komunikasi dua arah dengan pimpinan. Forum ini menjadi wadah untuk memperkuat komitmen, menyamakan visi, sekaligus mempercepat implementasi nilai-nilai budaya kerja yang adaptif dan berorientasi pada hasil.
Pelaksanaan Townhall Budaya Kerja di Bapelkes Mataram diharapkan mampu memperkuat sinergi seluruh aparatur Kementerian Kesehatan. Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan pelayanan prima, transformasi budaya kerja diharapkan berjalan lebih efektif sehingga mampu menghasilkan sumber daya manusia kesehatan yang unggul, profesional, serta siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kehadiran pimpinan pusat dalam Townhall Budaya Kerja sekaligus menjadi bentuk komitmen mempercepat reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kementerian Kesehatan RI.


Komentar