BARCELONA, Radardemokrasi.com – Seri keenam MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Montmelo menjadi salah satu balapan paling kacau, dramatis, dan penuh insiden dalam sejarah modern.
Melalui pertarungan yang harus dihentikan lewat dua kali bendera merah (Double Red Flag) akibat kecelakaan mengerikan, pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio, keluar sebagai juara sejati.
Balapan utama yang akhirnya dipangkas menjadi format sprint 12 putaran ini menyajikan petaka bagi sejumlah pembalap top, termasuk kecelakaan parah Alex Marquez hingga benturan internal tim Aprilia yang membuat Jorge Martin kembali gigit jari.
Melansir tayangan resmi dari kanal YouTube SPOTV Indonesia, Minggu (17/5/2026), balapan pertama dimulai dengan sengit saat Pedro Acosta dan Alex Marquez berebut posisi terdepan di tikungan pertama.
Namun petaka besar terjadi pada lap ke-9. Motor KTM milik Acosta tiba-tiba mengalami kegagalan teknis mendadak dan melambat di tengah lintasan lurus menuju tikungan 10.
Alex Marquez yang berada tepat di belakangnya dalam kecepatan 300 km/jam tidak memiliki waktu untuk menghindar. Tabrakan keras tak terelakkan.
Motor hancur berkeping-keping, puing-puing berterbangan mengenai Fabio Di Giannantonio dan membuat Raul Fernandez kesakitan.
Balapan langsung dihentikan sementara Alex Marquez harus segera dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans.
Setelah evakuasi, balapan kembali dimulai. Sialnya, belum genap satu putaran, kecelakaan beruntun kembali terjadi di tikungan pertama yang melibatkan banyak pembalap.
Insiden mengerikan terjadi ketika Johann Zarco terjatuh dan kakinya sempat tersangkut serta terseret di roda belakang motor sebelum berguling ke area gravel.
Demi keselamatan nyawa pembalap, Steward kembali mengibarkan Red Flag kedua untuk menghentikan balapan.
Francesco Bagnaia terlihat berjalan tertatih memegangi lengan kirinya dalam insiden karambol tersebut.
Balapan pamungkas akhirnya diputuskan hanya berlangsung selama 12 lap. Jorge Martin yang mengincar poin penuh melakukan start apik di barisan depan.
Namun, petaka bagi “The Martinator” belum usai. Pada tikungan ke-5, rekan setimnya di Aprilia, Raul Fernandez, melakukan manuver agresif dari sisi dalam yang sangat memaksa.
Keduanya saling bersenggolan keras, memaksa Jorge Martin melebar keluar lintasan dan terjatuh.
Insiden memalukan sesama motor Aprilia ini membuat Jorge Martin mencatatkan hasil buruk Double DNF, di Sprint Sabtu dan Balapan Utama Minggu.
Di paruh akhir balapan, Fabio Di Giannantonio menunjukkan performa luar biasa.
“Diggia” dengan sabar menguntit Pedro Acosta yang sempat memimpin kembali pasca-restart, sebelum akhirnya meluncurkan aksi out-braking bersih di tikungan dalam untuk mengambil alih pimpinan balapan.
Di Giannantonio melesat tak terkejar hingga garis finis, mempersembahkan kemenangan emosional di depan mata sang mentor, Valentino Rossi, yang menonton langsung di pinggir lintasan.
Kejutan luar biasa juga datang dari mantan juara dunia 2020, Joan Mir.
Memanfaatkan hancurnya ban belakang Acosta yang kehabisan cengkeraman (grip), Mir sukses menyalip dengan motor Repsol Honda miliknya untuk mengamankan podium kedua.
Sementara itu, nasib tragis menimpa Acosta yang sempat melorot ke posisi lima sebelum akhirnya terjatuh sendiri di tikungan terakhir menjelang finis.


Komentar