Hukum
Beranda / Hukum / Kasus Dugaan Pengeroyokan Aldo, Polisi Minta Waktu Tiga Hari

Kasus Dugaan Pengeroyokan Aldo, Polisi Minta Waktu Tiga Hari

Polisi Amankan Aksi Blokir Jalan (Foto: Al)
Polisi Amankan Aksi Blokir Jalan (Foto: Al)

Dompu, Radardemokrasi.com – Aparat Penegak Hukum (APH) Polres Dompu meminta tambahan waktu selama tiga hari untuk melakukan pencarian terhadap terduga pelaku dalam kasus dugaan pengeroyokan yang menimpa Aldo, warga Dusun Lakeke, Desa Oo, Kecamatan Dompu.

Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh sekitar delapan personel APH Polres Dompu yang mendatangi kediaman Aldo pada Senin malam, 15 Juni 2026, sekitar pukul 20.15 Wita. Kedatangan mereka diterima secara kekeluargaan oleh orang tua korban yang akrab disapa Muki bersama anggota keluarga lainnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, kunjungan tersebut bertujuan menyampaikan perkembangan penanganan kasus dugaan pengeroyokan yang sedang ditangani aparat. Dalam pertemuan itu, polisi meminta perpanjangan waktu pencarian terhadap para terduga pelaku dari sebelumnya satu hari menjadi tiga hari.

Permintaan tersebut berkaitan dengan kesepakatan yang lahir saat aksi pemblokiran jalan oleh warga pada Minggu malam, 14 Juni 2026.

Saat itu, masyarakat memberikan tenggat waktu satu hari kepada aparat untuk menangkap pihak yang diduga terlibat dalam kasus dugaan pengeroyokan terhadap Aldo.

Kasus Dugaan Pengeroyokan Aldo, Warga Desa Oo Kembali Blokir Jalan

Aksi pemblokiran sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur Dompu–Bima. Setelah dilakukan komunikasi antara aparat dan warga, situasi kembali kondusif dan akses jalan dibuka kembali.

Dalam pertemuan Senin malam, Muki dan keluarga korban menerima permintaan tambahan waktu yang diajukan aparat.

Mereka berharap polisi dapat memanfaatkan waktu tersebut secara maksimal untuk menemukan para terduga pelaku dan menuntaskan kasus dugaan pengeroyokan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kami berharap para pelaku segera ditemukan dan diproses sesuai hukum,” ujar salah seorang anggota keluarga korban.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Dompu terkait perkembangan terbaru pencarian para terduga pelaku. Aparat disebut masih terus melakukan penyelidikan dan pengumpulan informasi guna mengungkap kasus dugaan pengeroyokan yang menimpa Aldo.

Warga Desa Oo Blokir Jalan, Tuntut Dua Pelaku Pengeroyokan Ditangkap Kembali

Keluarga korban berharap proses hukum berjalan transparan serta memberikan kepastian dan rasa keadilan bagi korban maupun masyarakat yang mengikuti perkembangan perkara tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *