Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Literasi Keuangan Publik Jadi Bekal Hadapi Era Digital

Literasi Keuangan Publik Jadi Bekal Hadapi Era Digital

Literasi Keuangan Publik (Foto: KT)
Literasi Keuangan Publik (Foto: KT)

Mataram, Radardemokrasi.com – Literasi Keuangan Publik menjadi fokus penguatan kapasitas masyarakat yang digelar Program Studi D4 Akuntansi Sektor Publik, Fakultas Ilmu Sosial, Pendidikan, dan Humaniora (FISPENDUM), Universitas Bima Internasional (UNBIM).

Kegiatan ini digelar sebagai respons terhadap pesatnya perkembangan ekonomi digital yang diiringi meningkatnya tantangan dalam pengelolaan keuangan masyarakat.

Melalui kegiatan bertajuk Penguatan Literasi Keuangan Publik melalui Sistem Pengawasan Keuangan untuk Mewujudkan Masyarakat Cerdas Finansial, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya mengelola keuangan secara sehat, transparan, dan bertanggung jawab.

Literasi Keuangan Publik juga dipandang sebagai fondasi membangun masyarakat yang mampu menghadapi berbagai dinamika ekonomi modern.

Selain membahas pengelolaan keuangan, kegiatan ini memberikan edukasi mengenai sistem pengawasan keuangan sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai risiko finansial.

Kurikulum Internasional Bekal Mahasiswa Hadapi Kerja

Peserta dikenalkan pada bahaya investasi ilegal, pinjaman online bermasalah, penipuan keuangan, hingga potensi penyalahgunaan anggaran yang masih sering terjadi di tengah masyarakat.

Materi tersebut diharapkan memperkuat kesadaran masyarakat dalam mengambil keputusan ekonomi secara lebih bijak.

Ketua Program Studi D4 Akuntansi Sektor Publik mengatakan Literasi Keuangan Publik kini bukan lagi kebutuhan kelompok tertentu, melainkan kemampuan dasar yang wajib dimiliki setiap individu.

Menurutnya, kemampuan memahami keuangan akan membantu masyarakat menyusun perencanaan ekonomi keluarga, menghindari risiko kerugian finansial, sekaligus meningkatkan kesejahteraan jangka panjang.

Ia menegaskan, penguatan Literasi Keuangan Publik harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat.

Gubernur Iqbal Serukan Ayah Hadir Bangun Generasi NTB

Dengan demikian, budaya pengelolaan keuangan yang sehat dapat tumbuh di berbagai lapisan masyarakat.

UNBIM berharap kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih sadar finansial, kritis terhadap berbagai tawaran investasi, serta mampu mengelola keuangan secara bertanggung jawab.

Melalui peningkatan Literasi Keuangan Publik, masyarakat diharapkan semakin siap menghadapi perubahan ekonomi digital sekaligus mewujudkan kehidupan yang lebih mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan.

Komitmen memperkuat Literasi Keuangan Publik akan terus menjadi bagian dari kontribusi akademik UNBIM dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

“Sekaligus memperkuat budaya transparansi, akuntabilitas, kemandirian ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.”

SOP Kemenag Dompu Perkuat Standar Layanan Publik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *