Dompu, Radardemokrasi.com – Karhutla Dompu kembali menjadi perhatian setelah muncul kebakaran di kawasan hutan So Tekandahu, Kelompok Hutan Toffo Rompu RTK 42, yang berbatasan dengan wilayah administrasi Desa Adu, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu.
Peristiwa itu ditangani cepat pada Kamis, 2 Juli 2026, sekitar pukul 11.30 WITA. Kepala Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Pajo II, Suhaili, S.H., bersama anggota langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke kawasan hutan lainnya.
Lokasi kebakaran berada pada koordinat X: 659363 dan Y: 9038061.
Upaya pemadaman dilakukan secara intensif agar kobaran api tidak merusak vegetasi, mengancam habitat satwa liar, maupun menimbulkan dampak lingkungan yang lebih luas.
Selain memadamkan api, petugas juga melakukan pemantauan menyeluruh di sekitar lokasi.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan tidak ada sisa bara ataupun titik api baru yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Karhutla Dompu menjadi perhatian karena kebakaran hutan dan lahan dapat mengakibatkan kerusakan ekosistem, menurunkan kualitas lingkungan, hingga mengganggu aktivitas masyarakat yang berada di sekitar kawasan hutan.
Melalui respons cepat yang dilakukan RPH Pajo II, potensi kerusakan kawasan hutan berhasil ditekan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan agar kelestarian hutan tetap terjaga sebagai penyangga kehidupan dan sumber daya alam bagi masyarakat.
Petugas mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan asap atau indikasi kebakaran di kawasan hutan sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Karhutla Dompu tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas kehutanan, tetapi membutuhkan dukungan seluruh masyarakat.
Menjaga hutan berarti menjaga sumber kehidupan, kualitas lingkungan, dan masa depan generasi mendatang. Karena itu, Karhutla Dompu harus dicegah bersama melalui kepedulian dan tindakan nyata agar kelestarian alam tetap terpelihara.
Warga Pajo, Rifaid, mengapresiasi respons cepat petugas dalam memadamkan kebakaran hutan. Ia berharap upaya pencegahan terus ditingkatkan dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga hutan agar tetap lestari demi kepentingan bersama serta generasi mendatang.


Komentar