Daerah
Beranda / Daerah / Dakwah Kuat, NTB Makmur Mendunia Berbasis Spiritual

Dakwah Kuat, NTB Makmur Mendunia Berbasis Spiritual

Gubernur NTB (Foto: SD)
Gubernur NTB (Foto: SD)

 

Mataram, Radardemokrasi.com -Dakwah Kuat, menjadi pesan utama yang disampaikan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, saat menghadiri Pertemuan Para Pekerja Dakwah di Masjid Raya At Taqwa, Kota Mataram, Sabtu (27/6).

Di hadapan sekitar 3.000 jamaah dari berbagai kabupaten dan kota di NTB, Jakarta, Banjarmasin hingga luar negeri, ia menegaskan bahwa pembangunan tidak cukup hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik.

Menurut gubernur, Dakwah Kuat.  merupakan fondasi penting dalam mewujudkan cita-cita NTB Makmur Mendunia.

Kemajuan ekonomi, investasi, dan infrastruktur harus berjalan seiring dengan tumbuhnya kehidupan keagamaan melalui masjid yang hidup dan aktivitas dakwah yang berkelanjutan.

Operasi Sadar Pajak, Edukasi Lebih Penting dari Sekadar Razia

“NTB yang makmur mendunia bukan hanya makmur secara ekonomi, tetapi juga makmur secara spiritual. Dan itu dijaga oleh kerja-kerja dakwah yang terus menghidupkan masjid,” ujar Iqbal.
Ia menilai Dakwah Kuat menjadi kekuatan yang membentuk karakter masyarakat.

Kehadiran jamaah yang memadati saf salat dan aktif memakmurkan masjid menjadi indikator bahwa nilai-nilai keislaman tetap terpelihara di tengah arus pembangunan.

Gubernur juga mengenang almarhum ayahnya yang sejak puluhan tahun silam membuka ruang bagi kegiatan dakwah di Masjid Agung Praya.

Semangat itu, menurutnya, menjadi warisan yang harus terus dirawat sebagai amal jariah yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Dalam kesempatan tersebut, Dakwah Kuat kembali ditekankan sebagai mitra strategis pemerintah.

Data Kelautan NTB Sabet Juara Nasional

Iqbal meminta doa seluruh jamaah agar dirinya bersama jajaran Pemerintah Provinsi NTB diberi kesehatan, kekuatan, dan petunjuk dalam menjalankan amanah membangun daerah secara seimbang.

Senada, Sekretaris Daerah NTB, H. Abul Chair, mengatakan pembangunan sejati bukan hanya menghadirkan jalan dan gedung yang megah, tetapi juga menghadirkan masjid yang hidup sebagai pusat pembinaan umat.

Menurutnya, Dakwah Kuat mampu memperkuat ukhuwah, membangun persatuan, sekaligus mendorong perubahan sosial yang positif.

Pertemuan tersebut menegaskan bahwa Dakwah Kuat bukan hanya menjadi tanggung jawab para dai, melainkan bagian dari ikhtiar bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk membangun NTB yang religius, berkarakter, serta makmur mendunia.

Salah seorang jamaah, Salahudin, mengatakan pertemuan para pekerja dakwah tersebut menjadi kegiatan yang bermanfaat karena memperkuat semangat kebersamaan dalam memakmurkan masjid. Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap aktivitas dakwah menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus berkontribusi dalam membangun NTB yang lebih maju dan religius.

Bawaslu Kawal Ketat Data Parpol Kota Bima Tahun 2026

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *