Dompu, Radardemokrasi.com – Pengungkapan kasus narkoba di Kelurahan Bali I, Kabupaten Dompu, kembali menjadi sorotan. Aktivis dan pegiat LSM Dompu, M. Nur, mendesak aparat kepolisian untuk tidak berhenti pada penangkapan pelaku lapangan, tetapi terus melakukan pengembangan guna membongkar jaringan yang lebih besar hingga menemukan aktor utama di balik peredaran barang haram tersebut.
Desakan itu disampaikan M. Nur setelah mencermati penangkapan yang dilakukan aparat beberapa hari lalu dengan barang bukti yang disebut mencapai sekitar 36 gram sabu. Menurutnya, jumlah tersebut mengindikasikan adanya rantai pasokan yang lebih besar dan tidak mungkin berhenti pada para tersangka yang telah diamankan.
“Kami meminta Kapolres Dompu melalui Kasat Narkoba wajib melakukan pengembangan terhadap para tersangka. Saya yakin barang bukti itu bukan diproduksi sendiri oleh mereka, melainkan diperoleh dari pihak lain atau bandar yang berada di atas mereka,” ujar M. Nur.
Ia menegaskan, perang terhadap narkoba tidak boleh berhenti pada penangkapan kurir atau pengedar kecil. Aparat penegak hukum dituntut menelusuri setiap jalur distribusi hingga mampu membongkar jaringan yang selama ini diduga bergerak di balik layar.
M. Nur bahkan menyatakan dirinya bersama sejumlah pegiat LSM di Dompu tidak akan berhenti mengawal kasus tersebut. Mereka bertekad terus mendobrak “lorong-lorong tikus” peredaran narkoba hingga menemukan sosok yang disebut sebagai panglima bandar.
“Kami akan terus mengawal dan mengawasi perkembangan kasus ini. Jangan sampai yang tertangkap hanya pemain lapangan, sementara bandar besar yang mengendalikan jaringan tetap aman,” tegasnya.
Di tengah upaya pengawalan itu, M. Nur bersama sejumlah rekan LSM lainnya juga mendatangi salah satu anggota DPRD Dompu dari Partai NasDem, Iksan. Pertemuan yang berlangsung secara terbatas tersebut disebut sebagai ajang silaturahmi sekaligus hearing terbatas untuk membahas berbagai persoalan daerah, termasuk isu pemberantasan narkoba.
Dalam kesempatan itu, Iksan menyatakan dukungannya terhadap langkah yang dilakukan M. Nur dan rekan-rekannya dalam mengawal penanganan kasus narkoba di Dompu.
“Saya mendukung penuh langkah M. Nur dan kawan-kawan dalam mendorong pengungkapan jaringan narkoba hingga tuntas,” kata Iksan singkat.
Meski melontarkan kritik dan desakan, M. Nur tetap mengapresiasi kinerja jajaran Polres Dompu yang berhasil mengungkap kasus tersebut. Namun menurutnya, ukuran keberhasilan sesungguhnya bukan hanya pada penangkapan awal, melainkan kemampuan aparat mengembangkan perkara hingga membongkar jaringan yang lebih besar.
“Kami tetap mengawal proses hukumnya. Masyarakat menunggu keberanian aparat mengungkap siapa sebenarnya yang berada di puncak rantai peredaran narkoba di Dompu,” pungkasnya.


Komentar