Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Lima Siswa SMAIT Bukit Quran Nusantara Magang di Disperindag NTB

Lima Siswa SMAIT Bukit Quran Nusantara Magang di Disperindag NTB

Dinas Perdagangan & Siswa SMAIT (Foto: MT)
Dinas Perdagangan & Siswa SMAIT (Foto: MT)

Mataram, Radardemokrasi.com – Lima Siswa SMAIT Bukit Quran Nusantara Magang di Disperindag NTB, membawa misi belajar dunia kerja sekaligus mengenal lebih dekat pengembangan industri dan perdagangan daerah.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB menerima lima siswa SMAIT Bukit Quran Nusantara untuk menjalani Magang atau Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama tujuh hari, mulai 26 Agustus hingga 2 September 2026.

Penerimaan peserta magang dilakukan berdasarkan Surat Yayasan SMAIT Bukit Quran Nusantara Nomor 277/SMAIT-BQN/e/VII/2026 tertanggal 20 Juli 2026. Para siswa diterima Sekretaris Dinas Perindag NTB, H. Luthfi, ST., M.Si., bersama Pembimbing SMAIT Muhammad Hasanuddin.

Selama berada di lingkungan Disperindag NTB, para siswa tidak sekadar mengikuti rutinitas administratif. Mereka akan mempelajari bidang perindustrian dan perdagangan, menyusun laporan kegiatan, serta membantu mendukung publikasi melalui media sosial dinas.

Para peserta juga dijadwalkan mengikuti pendampingan terhadap Industri Kecil dan Menengah (IKM). Dari pengalaman tersebut, mereka diharapkan memahami bagaimana pemerintah daerah mendorong pelaku usaha lokal agar mampu berkembang dan bersaing.

Maulid dan Rapat Pleno Komite SMKN 1 Pekat Perkuat Kolaborasi Pendidikan

Menariknya, siswa juga mendapat tugas menyusun usulan program bertajuk “Mencintai Produk Lokal”.

Program tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk menuangkan gagasan mengenai pentingnya mengenal, menggunakan, dan mempromosikan produk unggulan daerah.

Kegiatan magang ini menjadi jembatan antara pembelajaran di sekolah dan pengalaman langsung di lingkungan pemerintahan. Para siswa diharapkan memperoleh pemahaman praktis mengenai dunia kerja sekaligus membangun keberanian berkomunikasi dan menyampaikan gagasan.

Di sisi lain, keterlibatan pelajar dalam agenda perindustrian dan perdagangan dapat menjadi investasi pengetahuan bagi generasi muda NTB. Mereka tidak hanya menjadi konsumen produk lokal, tetapi juga diharapkan mampu menjadi bagian dari gerakan memperkuat produk daerah.

Tanah Kosong, Dana Cair: Membaca Jejak Rp1,1 Miliar PAUD Ambi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *