Daerah
Beranda / Daerah / Pendampingan IID Bima Pacu Inovasi Daerah 2026

Pendampingan IID Bima Pacu Inovasi Daerah 2026

Pendampingan IID (Foto: BR)
Pendampingan IID (Foto: BR)

Kota Bima, Radardemokrasi.com – Pendampingan IID Bima menjadi langkah awal Pemerintah Kota Bima memperkuat budaya inovasi di lingkungan perangkat daerah.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu pagi, 1 Juli 2026, dipusatkan di Kantor BRIDA Kota Bima dan melibatkan Kecamatan Rasanae Barat, Diskominfotik Kota Bima, serta Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Bima.

Dalam kegiatan tersebut, Pendampingan IID Bima menghadirkan Ahmad Yani Muhlis dari BRIDA Kota Bima bersama Afriyadin S sebagai narasumber.

Keduanya memberikan pendampingan teknis mengenai penyusunan, penguatan, dan pengembangan indikator Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 agar setiap perangkat daerah mampu menghadirkan inovasi yang terukur dan berdampak langsung kepada masyarakat.

Menurut tim BRIDA, inovasi daerah bukan sekadar memenuhi penilaian administrasi, melainkan menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Inovasi yang lahir dari kebutuhan masyarakat diyakini mampu mempercepat penyelesaian persoalan daerah sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, adaptif, dan akuntabel.

Patroli Hutan Pajo Perketat Pengawasan Kawasan Lindungi Hutan

Pendampingan IID Bima juga menjadi ruang berbagi pengalaman antarperangkat daerah. Setiap inovasi yang dikembangkan diharapkan memiliki manfaat nyata, mudah diterapkan, serta berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan daya saing Kota Bima pada tingkat regional maupun nasional.

Camat Rasanae Barat menegaskan jajarannya siap mendukung penuh pengembangan inovasi di tingkat kecamatan. Menurutnya, kolaborasi dengan BRIDA dan Diskominfotik menjadi modal penting untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, responsif, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Ahmad Yani Muhlis mengajak seluruh peserta menjadikan inovasi sebagai budaya kerja, bukan sekadar memenuhi target penilaian. Ia menilai keberhasilan daerah ditentukan oleh kemampuan aparatur melahirkan solusi yang kreatif, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui Pendampingan IID Bima, Pemerintah Kota Bima berharap seluruh perangkat daerah semakin siap membangun ekosistem inovasi yang kuat. Pendampingan IID Bima diharapkan melahirkan berbagai terobosan pelayanan publik, sedangkan Pendampingan IID Bima menjadi fondasi peningkatan kualitas birokrasi yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergi seluruh perangkat daerah dalam menciptakan inovasi berkelanjutan, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong kemajuan Kota Bima.”

Patroli Hutan Monta Pastikan So Nggeru Bebas Ilegal

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *