Kota Bima, Radardemokrasi.com -Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, S.E., menghadiri penyaluran beras cadangan pangan pemerintah bagi anak-anak stunting di halaman Puskesmas Paruga, Kota Bima, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendukung pemenuhan gizi anak sekaligus memperkuat penanganan stunting.
Penyaluran beras tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Bima dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga yang memiliki anak stunting. Program ini juga menegaskan pentingnya kerja sama lintas perangkat daerah untuk menangani persoalan pertumbuhan anak yang membutuhkan perhatian berkelanjutan.
Stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak yang tidak sesuai dengan usianya. Kondisi ini berkaitan dengan gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang serta berbagai faktor lain, termasuk kesehatan ibu dan anak, pola pengasuhan, sanitasi, dan akses terhadap layanan kesehatan.
Karena itu, bantuan pangan menjadi salah satu bentuk dukungan yang dapat membantu keluarga memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, penanganan stunting membutuhkan langkah yang lebih luas agar bantuan tidak berhenti sebagai kegiatan penyaluran semata.
Penyaluran beras cadangan pangan perlu berjalan seiring dengan pemantauan pertumbuhan anak, pendampingan keluarga, pemberian makanan bergizi, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala. Peran puskesmas dan tenaga kesehatan menjadi penting untuk memastikan anak memperoleh layanan sesuai kebutuhan.
Keterlibatan pemerintah daerah melalui program bantuan pangan juga dapat menjadi pintu masuk untuk memperkuat koordinasi antarinstansi. Perangkat daerah yang menangani kesehatan, pangan, dan perlindungan sosial perlu memastikan dukungan yang diberikan saling melengkapi serta menjangkau keluarga yang membutuhkan.
Di sisi lain, keberhasilan program tidak cukup diukur dari jumlah beras yang disalurkan atau banyaknya keluarga yang menerima bantuan. Perkembangan kondisi anak, pemenuhan kebutuhan gizi, serta kesinambungan pendampingan menjadi bagian penting dalam melihat hasil penanganan stunting.
Pemerintah Kota Bima menempatkan kolaborasi lintas perangkat daerah sebagai salah satu pendekatan dalam mendukung upaya tersebut. Dengan dukungan yang terarah, bantuan pangan diharapkan dapat menjadi bagian dari langkah bersama untuk memperbaiki pemenuhan gizi anak.
Penanganan stunting membutuhkan perhatian yang konsisten, bukan hanya ketika program bantuan dilaksanakan. Kebutuhan setiap anak harus tetap menjadi perhatian, sebab pertumbuhan yang baik dibangun melalui pemenuhan gizi, perawatan kesehatan, dan lingkungan keluarga yang mendukung secara berkelanjutan.


Komentar