Dompu, Radardemokrasi.com – Sinergitas antara Kodim 1614/Dompu, Polres Dompu, dan masyarakat kembali membuahkan hasil dalam upaya pemberantasan narkotika di Kabupaten Dompu. Melalui operasi gabungan yang melibatkan Kodim dan Polres Dompu, aparat berhasil mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu serta mengamankan satu orang terduga pelaku di Dusun Paropa, Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu.
Operasi yang dilaksanakan pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 20.15 WITA tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima Babinsa mengenai dugaan aktivitas peredaran sabu-sabu di wilayah tersebut. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti oleh personel Kodim 1614/Dompu bersama aparat terkait melalui penyelidikan dan pengintaian.
Setelah memperoleh informasi yang akurat, Kodim dan Polres Dompu berkolaborasi melakukan operasi penindakan. Hasilnya, aparat berhasil mengamankan seorang pria berinisial A (26) yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu.
Keberhasilan pengungkapan kasus ini menunjukkan komitmen kuat Kodim dan Polres Dompu dalam mendukung program pemberantasan narkoba di Kabupaten Dompu. Sinergitas antara Kodim dan Polres Dompu bersama masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mengungkap berbagai kasus peredaran narkotika yang meresahkan warga.
Menanggapi keberhasilan tersebut, pegiat LSM sekaligus pemerhati maraknya peredaran narkoba di Kabupaten Dompu, Muhammad Nur, menyampaikan apresiasi kepada Kodim dan Polres Dompu yang dinilai sigap menindaklanjuti informasi masyarakat.
Menurut Muhammad Nur, langkah yang dilakukan Kodim dan Polres Dompu menjadi bukti nyata bahwa perang terhadap narkoba membutuhkan kerja sama semua pihak, mulai dari aparat hingga masyarakat.
“Saya mengapresiasi dan bangga atas langkah yang dilakukan Kodim 1614/Dompu bersama Polres Dompu dalam mengungkap dugaan peredaran narkoba. Ini membuktikan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan sinergi dan kepedulian bersama,” ujarnya.
Muhammad Nur berharap sinergitas Kodim dan Polres Dompu terus diperkuat guna menekan angka peredaran narkotika yang masih menjadi ancaman bagi generasi muda di Kabupaten Dompu.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung upaya Kodim dan Polres Dompu dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
“Narkoba adalah musuh bersama yang dapat merusak masa depan generasi muda. Karena itu, pemberantasannya harus menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Keberhasilan operasi yang dilakukan Kodim dan Polres Dompu ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi para pelaku peredaran narkoba bahwa aparat bersama masyarakat akan terus bersinergi untuk menjaga Kabupaten Dompu dari ancaman narkotika.


Komentar