Mataram, Radardemokrasi.com – TC Kafilah NTB menjadi fokus utama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda NTB. Kedua lembaga menggelar rapat koordinasi pada Jumat, 3 Juli 2026, guna memantapkan persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Rapat dipimpin Kepala Biro Kesra Setda NTB, H. Amir, S.Pd., M.M., serta dihadiri Ketua Harian LPTQ NTB, TGH. Dr. Sabarudin, bersama jajaran pengurus harian. Agenda tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur NTB yang menargetkan daerah ini mampu menembus lima besar pada MTQ Nasional tahun 2026.
Menurut TGH. Dr. Sabarudin, TC Kafilah NTB difokuskan pada penyempurnaan pola pembinaan peserta. LPTQ akan mengadopsi metode pelatihan dari sejumlah provinsi yang terbukti konsisten meraih prestasi terbaik di tingkat nasional.
“Target Bapak Gubernur adalah masuk lima besar. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk menyiapkan qori dan qoriah agar mampu bersaing serta mengharumkan nama NTB,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Biro Kesra H. Amir menegaskan TC Kafilah NTB akan menjadi tolok ukur kesiapan seluruh peserta. Ia meminta setiap pelatih melakukan evaluasi secara berkala sehingga perkembangan kemampuan peserta dapat diukur secara objektif selama menjalani pemusatan latihan.
Selain kualitas pembinaan, H. Amir menilai disiplin menjadi faktor yang tidak bisa ditawar. Menurutnya, seluruh peserta maupun tim pelatih harus memegang teguh aturan yang telah disepakati agar target prestasi dapat dicapai.
“Tidak ada jalan pintas menuju sukses tanpa disiplin yang tinggi,” tegasnya.
Rapat koordinasi berlangsung produktif dan ditutup dengan doa bersama. Melalui TC Kafilah NTB, seluruh jajaran berharap persiapan menuju MTQ Nasional XXXI di Semarang semakin matang. TC Kafilah NTB diharapkan menjadi fondasi lahirnya prestasi baru, sementara TC Kafilah NTB menjadi simbol keseriusan NTB dalam memburu posisi lima besar nasional.
Keberhasilan program ini diharapkan tidak hanya menghadirkan prestasi nasional, tetapi juga memperkuat pembinaan generasi Qurani di NTB secara berkelanjutan, sekaligus mengangkat citra daerah melalui capaian yang membanggakan.


Komentar