Kota Bima, Radardemokrasi.com – Jembatan Perintis Garuda yang dibangun Komando Distrik Militer (Kodim) 1608/Bima akhirnya rampung 100 persen. Infrastruktur yang berada di Kelurahan Rontu, Kecamatan Raba, Kota Bima itu kini siap difungsikan untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar akses antarwilayah.
Rampungnya Jembatan Perintis Garuda ditandai dengan kunjungan kerja Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan telah selesai sesuai perencanaan dan jembatan siap digunakan oleh masyarakat.
Komandan Kodim 1608/Bima menjelaskan pembangunan tersebut merupakan bagian dari program strategis Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dilaksanakan melalui TNI Angkatan Darat.
Program itu diarahkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat.
Jembatan Perintis Garuda memiliki panjang 50 meter dengan lebar 150 sentimeter. Proyek ini mulai dikerjakan pada awal Mei 2026 dan berhasil diselesaikan tepat waktu di bawah pengawasan intensif jajaran Kodim 1608/Bima.
Keberadaan Jembatan Perintis Garuda diharapkan mampu memperpendek waktu tempuh masyarakat, memudahkan distribusi hasil pertanian maupun aktivitas ekonomi, serta meningkatkan akses warga menuju fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Dalam peninjauan tersebut, Pangdam IX/Udayana juga mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang terlibat selama proses pembangunan.
Menurutnya, penyelesaian proyek tepat waktu menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan nasional melalui program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Dengan selesainya Jembatan Perintis Garuda, warga Kelurahan Rontu dan kawasan sekitarnya kini memiliki infrastruktur penghubung yang lebih aman dan layak.
Kehadiran jembatan ini diharapkan menjadi penggerak aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas wilayah di Kota Bima.
Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti sinergi pemerintah dan TNI dalam menghadirkan pembangunan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Abdul Hamid, warga Kelurahan Rontu, mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda sangat membantu masyarakat. Ia mendukung program tersebut karena dinilai mempermudah akses warga, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Abdul Hamid berharap jembatan tersebut dapat dirawat dengan baik agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang. Menurutnya, keberadaan infrastruktur itu akan mendukung aktivitas masyarakat, memperlancar perekonomian, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kota Bima.


Komentar