Mataram, Radardemokrasi.com – Jaksa Menyapa kembali menjadi ruang edukasi hukum yang mempertemukan aparat penegak hukum dengan kalangan akademisi. Jaksa Menyapa digelar oleh Tim Penerangan Hukum Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Mataram, Rabu, 1 Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Jaksa Menyapa menghadirkan dua narasumber, yakni Jaksa Fungsional Bidang Intelijen I Komang Prasetya, S.H., M.H. dan Lalu Julianto HDW Kusnendar, S.H. Keduanya memberikan pemaparan mengenai tugas, fungsi, serta peran Kejaksaan dalam sistem penegakan hukum di Indonesia.
Selain memperkenalkan bidang-bidang yang ada di Kejaksaan beserta tugas pokok dan fungsinya, narasumber juga mengulas berbagai persoalan hukum yang tengah menjadi perhatian publik.
Beragam isu hukum aktual dan viral dibahas secara terbuka agar peserta memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai perkembangan penegakan hukum di Indonesia.
Suasana diskusi berlangsung dinamis. Dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Mataram tampak aktif mengajukan pertanyaan, menyampaikan pandangan, hingga berdialog langsung dengan narasumber. Jaksa Menyapa menjadi wadah pertukaran gagasan yang mendorong meningkatnya literasi hukum di lingkungan kampus.
Melalui sesi tanya jawab, narasumber memberikan penjelasan terhadap berbagai persoalan yang disampaikan peserta. Penjelasan tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran, pencerahan, sekaligus menumbuhkan kesadaran hukum bagi civitas akademika.
Salah seorang mahasiswa peserta, Andi Saputra, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, materi yang disampaikan mudah dipahami dan relevan dengan kondisi yang terjadi saat ini.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami bisa memahami tugas Kejaksaan dan mengetahui berbagai persoalan hukum yang sedang berkembang. Semoga Jaksa Menyapa terus hadir di kampus agar mahasiswa semakin sadar pentingnya hukum dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat berharap sinergi dengan perguruan tinggi terus terjalin untuk memperkuat edukasi hukum, membangun budaya sadar hukum, serta mendorong lahirnya generasi muda yang kritis, berintegritas, dan taat terhadap peraturan perundang-undangan.
Melalui kolaborasi berkelanjutan, Kejaksaan Tinggi NTB berharap budaya sadar hukum semakin tumbuh, memperkuat integritas, dan menciptakan generasi muda yang bertanggung jawab.


Komentar